Dankabel konduktor ini biasanya di pasang pada dinding bagian luar bangunan atau gedung. 3.Tempat Pembumian. Pempat pembumian atau Grounding merupakan sebuah komponen atau bagian dari penangkal petir yang terbuat dari bahan tembaha berlapis baja dengan diameter sekitar 1,5cm dan panjang sekitar 1,8m - 3m.
Sebutkanbagian kabel tanam langsung. Seperti halnya pada tanaman lain Anda harus memilih tempat yang terang dan tanah yang lembap untuk menanam setek mawar. Lebar galian bagian atas alur kabel lebih kurang 40 cm dan bagian bawah lebih kurang 30 cm seperti terlihat pada Gambar 3-01 a dibawah ini. Kabel S ekund r.
Sebutkandua fasilitas pendukung penyelenggaraan lalu lintas dan ANGKUTAN jalan. 1 hours ago. serta di atas permukaan air, kecuali jalan rel dan jalan kabel. Rambu Lalu Lintas adalah bagian perlengkapan Jalan yang berupa lambang, huruf, angka, kalimat, dan/atau perpaduan yang berfungsi sebagai peringatan, larangan, perintah, atau petunjuk
6 Indoor Optic, kabel yang konstruksinya didalam gedung 4. Sebutkan 3 jenis kabel udara serat optik Jawab: 1. Aerial Cables 2. Dropp Optic 3. Indoor Optic 5. Apa kegunaan pelapis logam pada kabel tanah tanam langsung Jawab: Untuk mencegah korosi pada kabel 6. Berapa kedalaman minimal penanaman kabel tanah tanam langsung Jawab: 60 cm 7.
PengertianKabel Koalsial. Kabel Koaksial merupakan jenis kabel yang pada dasarnya menggunakan dua buah konduktor. Dengan pusat kebel yang berupa inti kawat yang padat dan dilingkupi sekat, kemudian dililit lagi dengan menggunkan kawat yang berselaput konduktor. Jenis kabel ini umunya digunakan untuk sebuah jaringan bandwith yang tinggi.
Tipedan jenis kabel yang paling banyak dipergunakan, khususnya oleh PLN adalah kabel NA2XSEYBY, yaitu kabel tanam langsung bawah tanah. Contohnya NA2XSEYBY 3 x 300 mm2-12/20 kV, Konduktor merupakan bagian dari kabel yang berguna untuk menghantarkan arus listrik, sedangkan isolator merupakan bahan pembungkus kabel yang biasanya terbuat dari
KabelUtp Terdiri Dari 8 Buah Kabel Sebutkan Warna Dan Urutannya KABELIAU from kabeliau.blogspot.com. Berikut ini adalah beberapa bagian kabel fiber optic: Dalam kabel serat optik, terdapat bagian inti atau core yang mana pada bagian ini, gelombang cahaya akan disalurkan kemudian merambat dan memiliki indeks bias lebih besar dari lapisan kedua.
SeePage 1. Tabel 8.3 Dimensi Galian Tanam Langsung SKTM pada taman/tanah biasa Jumlah kabel Lebar [cm] Kedalaman *) [cm] 1 40 80 2 50 80 3 60 80 4 80 80 5 60 90 6 60 90 7 80 100 Sebelum kabel diletakan pada galian, untuk mengantisipasi dissipasi panas dan kelenturan, galian harus di lapisi pasir setebal 10 cm terlebih dulu; demikian juga
Kabelmerupakan element utama untuk instalasi listrik. Fungsinya adalah untuk menyalurkan aliran listrik hingga ke perabot yang dalam penggunaannya menggunakan tenaga listrik. Untuk penggunaan rumah, ada beberapa jenis kabel yang sering dipakai. Yang pertama adalah kabel NYA, adalah kabel yang menggunakan lapisan pelindung atau isolasi PVC dan menggunakan kawat tunggal.
GewzIl. BAB IV. KONSTRUKSI SALURAN KABEL TANAH TEGANGAN RENDAH SKTRBatasan teknik dalam pelaksanaan pekerjaan SKTR ini meliputi1. Persyaratan teknik galian dan pengamanan kabel2. Jarak aman terhadap utilitas yang ada3. Jenis material yang dipakai4. As built drawing dan dokumentasi hasil pelaksanaan pekerjaan5. Prosedur persiapan pelaksanaan pekerjaan6. Alat kerja dan alat uji7. Pengamanan lingkunganIV. 1 Persyaratan Jarak Aman Safety Distance dengan instalasi lainKabel yang digelar di bawah tanah harus memenuhi persyaratan jarak dengan utilitas lain yang ada di bawah tanah. Jarak antara kabel dengan kabel listrik lain yang bersilangan tidak boleh kurang dari 20 cm. Jika jaraknya kurang dari 20 cm, bagian persilangan dilindungi dengan pipa beton belah atau pelat beton dengan tebal 6 cm, sekurang-kurangnya sejauh 50 cm dari titik dengan kabel telekomunikasi diperbolehkan apabila jarak minimal di antaranya tidak kurang dari 30 cm. Sepanjang persilangan sekurang-kurangnya satu meter ditutup dengan buis beton belah atau dengan pelat beton tebal 6 x 100 x 100 Konstruksi Kabel tanah Tanam LangsungUntuk mendapatkan kemampuan hantar arus sesuai spesifikasi pada SNI 04-0225-2000. Kabel ditanam sedalam 70 cm, di selimuti pasir urug setebal 5 cm pada permukaan kabel atau total 20 cm. Selanjutnya bagian atas pasir di pasang batu pengaman yang berfungsi sebagai batu peringatan dengan tebal sekurang-kurangnya 6 cm dan di bagian atas tertulis âAwas Kabel PLN Berteganganâ. Ukuran batu peringatan di sesuaikan dengan kebutuhan, terbuat dari beton skala 13, lebar galian sekurang-kurangnya 40 konstruksi peletakan kabel bawah tanah dapat dilihat pada gambar No. JTR/ SKTR/01 - JTR/SKTR/ Konstruksi Penyambungan KabelKonstruksi manhole penyambungan kotak sambung kabel sekurang-kurangnya cukup untuk 2 pekerja dan di lindungi oleh pelindung mekanis guna mencegah runtuhnya dinding lubang. Harus tersedia mesin penyedot air guna mencegah tergenangnya lubang Pemasangan Perlengkapan Hubung Bagi PHB-TRPenempatan Perlengkapan Hubung Bagi PHB dilakukan pada sisi luar trotoar yang tidak menggangu pejalan kaki. PHB dilindungi dengan pipa baja / patok pelindung kemungkinan tertabrak kendaraan bermotor. Panel PHB dan lapisan luar metal sheath kabel dan penghantar metal dibumikan bersama. Penghantar pembumian minimal dengan penampang 50 lima puluh mmÂČ terbuat dari tembaga dengan nilai tahanan pembumian tidak lebih dari 10 sepuluh Perlengkapan Hubung Bagi tipe luar IP 45 dipasang di atas pondasi dengan tinggi sekurang-kurangnya 60 cm dari permukaan tanah atau jalan. Pada bagian muka PHB dipasang sebanyak 3 tiga buah patok besi pelindung 4 inci setinggi 50 cm dan berjarak 60 cm dari Pondasi Panel Pelindung dipasang 60 enam puluh cm dimuka panel PHB dan. Saklar masuk dari sirkit masuk ke PHB sekurang-kurangnya dari jenis pemisah. Perlindungan sirkit keluar sekurang â kurangnya memakai pengaman lebur jenis NH. Jumlah sirkit keluar sebanyak â banyaknya 6 enam sirkit. Lubang masuk kabel pada PHB dilindungi dengan cable gland. Terminasi kabel dari sirkit masuk dan sirkit keluar harus memakai sepatu kabel dan diberi tanda Fasa sesuai ketentuan. Jika sirkit memakai kabel jenis alumunium core, sepatu kabel yang dipakai harus dari jenis bimetal lug Al-Cu.Tinggi patok pelindung sekurang-kurangnya 50 cm dan ditanam sekurang-kurangnya sedalam 50 cm. Jarak aman satu Panel PHB dengan lainnya dihitung berdasarkan jatuh tegangan sambungan pelayanannya, namun sekurang-kurangnya tidak melebihi 80 meter. Terdapat dua jenis PHB yang dipakai 1 PHB utama, yang dipasok dari jalur SKTR utama2 PHB cabang, yang dipasok dari PHB utama PHB-TR harus dibumikan pada tiap-tiap jarak 200 meter. Bagian yang dibumikan adalahtitik netral PHB, selubung logam kabel dan Badan Panel BKT. Gambar PHB utama dan PHB cabang dapat dilihat pada gambar No. JTR/SKTR/13 danJTR/SKTR/ Konstruksi pada Dinding BangunanKonstruksi pada bangunan dilakukan bila tidak memungkinkan untuk memasang tiang SUTR. Hal ini biasanya dilaksanakan pada kompleks pertokoan /ruko. Kabel tegangan rendah dari PHB utama ke PHB cabang dapat di pasang pada dinding bangunan pada posisi yang tidak terjangkau tangan. Pada tiap-tiap jarak 1 meter di kuatkan dengan Konstruksi pada bangunan dilakukan bila tidak memungkinkan untuk memasang tiang SUTR. Hal ini biasanya dilaksanakan pada kompleks pertokoan /ruko. Kabel tegangan rendah dari PHB utama ke PHB cabang dapat di pasang pada dinding bangunan pada posisi yang tidak terjangkau tangan. Pada tiap-tiap jarak 1 meter di kuatkan Konstruksi Kabel DuctPada beberapa tempat di kehendaki konstruksi cable duct dengan campuran beton 123 diameter pipa untuk kabel sekurang-kurangnya 4 inci ± 10 cm di dalam pipa di persiapkan kawat penarik kabel dengan luas penampang sekurang-kurangnya 10mm 2 . Pada tiap-tiap 30 meter di persiapkan lubang control / manhole. Konstruksi kabel duct dapat dipakai pada lintasan jalur transportasi utama baik bawah jalan atau pada jembatan Konstruksi SKTR dengan BoringKonstruksi dengan boring dilakukan bila tidak di ijinkan melakukan crossing dengan galian Konstruksi Sipil Persilangan dengan DrainaseKonstruksi persilangan dengan saluran air/drainase harus memperhatikan ketentuan PEMDA Peralatan KerjaPeralatan kerja utama yang perlu dipersiapkan adalah 1 Rol gelar rol lurus dan rol sudut, dipasang tiap 5 meter jalur2 Pulling grip, untuk menarik ujung kabel3 Tali temali4 Dongkrak5 Haspel6 Besi Poros Haspel7 Alat-alat bantu pacul tembilang, roll meter, dll8 Peralatan Keselamatan KerjaAlatâalat keselamatan kerja minimal yang harus disediakan dan dipergunakan sesuai dengan fungsi dan spesifikasinya adalah seperti 1 Peralatan pelindung diri sarung tangan elektris & mekanis, dll2 Papan peringatan pekerjaan dalam Handheld speaker4 Lampu peringatan lalulintas5 Pita batas daerah kerja warna hitam dan kuning6 Bendera peringatan/ Peralatan PengujianPeralatan pengujian, alat uji tahanan isolasi Insulation tester, alat ukur, tahanan pembumian Earth Resistance tester , Alat ukur dimensi penghantar micrometer, slide gauge, dial gauge, measuring tape, , Phase sequence Penyelenggaraan Handling TransportasiTransportasi kabel dari gudang ke lokasi penggelaran dapat dilakukan dengan 1 haspel penuh atau jika kabel dianggap pendek, dengan membuat angka 8 di atas alat transport. Haspel kabel diputar di atas penyangga / dongkrak haspel. Kabel tidak boleh ditarik langsung dari haspel, dilepas dulu baru ditarik atau ditarik dengan tali, ujung kabel dibungkus dengan pulling grip, kemudian dipasang swivel. Selanjutnya diikat dengan tali tiap â tiap 5 meter, kabel harus diletakkan diatas rol tarik dan pada belokan menggunakan rol tarik sudut. Kabel tidak boleh diseret diatas tanah. Harus diperhatikan peletakan kabel pada jalur kabel. Secara garis besar hal-hal yang perlu diperhatikan adalah 1 Kabel harus dibawa dalam kemasan utuh Haspel.2 Haspel kabel tidak boleh Haspel kabel harus didongkrak agar bisa Kabel yang akan digelar tidak boleh ditarik langsung dari Haspel. Haspel diputar dengan tangan, setelah terurai, baru kabel digelar, dan seterusnya. Kabel tidak boleh diseret di atas tanah atau di atas benda keras, namun harus di atas rol Selama proses transportasi dan penggelaran, kabel tidak boleh tergilas Prosedur Penyelenggaraan Pekerjaan Persiapan peta rencana dan proses perizinanSebelum melaksanakan pekerjaan penggelaran, perlu dilakukan persiapan teknis dan admnistratif, seperti 1 Gambar rencana pelaksanaan2 Izin pelaksanaan3 Gambar as built drawing utilitas lain yang terpasang pada jalur rencana pekerjaan4 Dokumen-dokumen laporan dan berita acara pelaksanaan pekerjaan5 Persiapan alat kerja dan K2/K36 Izin pelaksanaan setempat7 Pengawas unit PLN Survei Jalur Penggalian KabelTahap pertama adalah survey jalur dan pengamanan lingkungan jalur. Setelah survei jalur dilaksanakan, pembersihan jalur dan penyuntikan jalur setiap 5 meter jalur galian, guna memastikan ada tidaknya utilitas lain yang tertanam didaerah Pelaksanaan PenggalianSementara pelaksanaan galian dilakukan, material kabel telah disiapkan. Lebar galian disesuaikan dengan kebutuhan dan kemudahan dalam pelaksanaan pekerjaan yaitu45 cm. Kedalaman galian dan perletakan kabel berdasarkan kemampuan hantar arus 100%, yaitu pada kedalaman 70 cm sesuai spesifikasi pabrikan/SNI 04-0225- 2000, namun ada kemungkinan pengaturan lain oleh pemerintah daerah, dengan konsekwensi makin dalam perletakan kabel dapat mengurangi kemampuan hantar arus kabel Persiapan Penggelaran KabelPelaksanaan penggelaran kabel bawah tanah melalui beberapa proses mulai dari persiapan material sampai dengan penggelaran dianggap selesai. Hal-hal yang perlu dilakukan 1 Persiapan pelaksanaan meliputi gambar rencana, alat kerja, alat K3, prosedurkomunikasi, izin pelaksanaan, persiapan material, persiapan petugas lapangan, dan alat-alat Pelaksanaan survey lapangan dengan kegiatanâkegiatan penentuan route/ jalur galian, pembersihan jalur, pengamanan lingkungan/transportasi umum, penyuntikan jalur, penggalian jalur, persiapan kabel material / pasir / batu pengaman dll, penggelaran, dan pemulihan jalur Pelaksanaan penggelaran kabel dilakukan segera setelah selesai penggalian,kabel langsung ditanam dan jalur galian dipulihkan dan diberi tanda patok tanda pada tiapâtiap 30 Pengujian isolasi kabel dengan alat uji isolasi . Penggelaran Kabel dan PenandaanBerdasarkan spesifikasi kabel yang tercantum pada SNI 04-0225-2000, kabel digelar di bawah tanah pada kedalaman 70 cm. Jika digelar lebih dari satu kabel berjajar vertikal ataupun horizontal, jarak antar kabel sekurang-kurangnya dua kali diameter luar kabel. Tiap 2 dua meter diberi Pemberian Tanda Pengenal KabelKabel diberi tanda pengenal dengan timah label yang diberi identifikasi1 Nama kabel2 Jenis/ukuran3 Tanggal penggelaran4 Nama pelaksana Tanda pengenal ini dipasang tiap 6 meter panjang kabel, dimulai dari terminal PHB dandi terminal PHB sisi Pemberian Tanda Jalur KabelPenandaan jalur kabel dengan patok jalur kabel setiap 30 meter panjang kabel. Pemakaian patok dapat dibedakan menjadi a Patok di jalur di luar trotoarb Patok pada trotoar jalan Patok juga dipasang berdekatan pada belokan kabel dan titik penyeberangan Penyambungan KabelMengingat jangkauan distribusi tegangan rendah ± 300 tiga ratus meter, kabel tanah tegangan rendah tidak direkomendir menggunakan sambungan. Terminating dilakukan pada Perlengkapan Hubung Bagi PHB. Sebelum masuk PHB, kabel diberi âslingâ dahulu sepanjang 2 dua meter untuk cadangan akibat kemungkinan kesalahan Pengurugan KembaliUntuk mengurangi pengaruh beban mekanis pada kabel, maka seluruh bagian luar kabel didalam galian diselimuti dengan pasir bukan pasir laut setebal 5 cm.. Pasir yang dipakai adalah pasir halus atau pasir urug. Secara umum, tebal pasir pada galian kabel adalah 20 cm Tidak boleh memakai pasir laut. Selanjutnya, di atas pasir dipasang atau ditutup dengan pelindung mekanis batu peringatan terbuat dari plat beton tebal6 cm atau terbuat dari bahan lain yang setara Pelindung ini menutupi seluruh jalur parit galian kabel. Di atas batu peringatan, tanah urug diperkeras, selanjutnya diberi lapisan batu jalan. Bila menggunakan pipa plastik sebagai pelindung kabel tidak perlu memakai pasir sebagai pelindung mekanis, namun, batu pelindung tetap Penyelesaian akhir finishingSarana jalan atau tanah bekas galian kabel harus dirapikan/diurug sedemikian rupa sehingga kembali kepada keadaan seperti kondisi semula sebelum pekerjaan galian & penanaman kabel Penyelenggaraan Konstruksi KhususYang dimaksudkan dengan Konstruksi khusus disini adalah perlintasan atau persilangan crossing penggelaran SKTR dengan sarana lain seperti jaringan non elektrikal nonPLN, jalan raya, jalan kereta apai saluran air, Persilangan kabel dengan utilitas lain non PLNPersilangan kabel dengan utilitas lain diatur sebagai berikut Tabel Persilangan kabel dengan utilitas lainUtilitasJarak â d mPerlindungan KabelKabel telekom0,8 â„ d â„ 0,3Kabel PLN laind â„ 0,20Dilindungi dengan pipa beton Pipa gasdâ„1atau plat beton tebal 6 cm Fondasi bangunan0,8 â„ d â„ 0,50Menara TT0,8 â„ d â„ 0,30Perlindungan kabel dengan pipa atau plat beton sekurangâkurangnya dilaksanakan sepanjang 1 Persilangan Crossing dengan Jalan RayaKedalaman penanaman kabel yang melintas di raya sekurangâkurangnya 1 meter di bawah permukaan jalan. Persilangan dilakukan dengan cara 1 Crossing membuka permukaan jalan2 Boring dengan membor / melubangi di bawah badan jalan. Untuk jalur kabel dipakai pipa beton ÇŸ 10 cm atau pipa PVC tebal 6 mm. Ujung pipadialihkan meter kekiri dan ke kanan dari sisi badan jalan. Tidak perlu memasang batu pelindung di atas pipa beton. Wajib memasukkan kawat seng untuk memudahkan menarik kabel serta lubang pipa harus ditutup untuk mencegah masuknya binatang atau jauh perlintasan jalur kabel dengan jalan raya atau sarana lainnya perlu dibedakan fungsi jalan tersebut, yaitua Garasi mobil, jalan lingkungan dengan perlintasan tipe 1, jalur kabel diberi pipa beton 4 inci panjang pipa beton ditambah 0,5 meter kiri kanan Jalan kelas 2, garasi mobil kelas berat, perlintasan cross tipe 2, jalur dilengkapi buis beton 4 inci dengan pengerasan di atas buis beton. Panjang buis beton ditambah 0,5 meter kiri kanan Jalan kelas 1, jalan utama, konstruksi perlintasan tipe 3 dengan pipa buis beton 4 inci sekurang-kurangnya sedalam 1 meter. Pelaksanaan dilakukan sistem standar konstruksi peletakan kabel tanah TR yang melintasi jalan raya crossing dapat dilihat pada gambar No. JTR/SKTR/08, untuk jalan arah yang membelok pada gambar No. JTR/SKTR/09, memotong arah jalan No. JTR/SKTR/10, dekat dengan utilitas lain dalam tanah No. JTR/SKTR/ Persilangan Crossing dengan Jalan Kereta ApiPengelaran paralel dengan jalan kereta api, maka kabel tanah digelar sekurang â kurangnya 2 meter dari bahu jalan kereta api. Jika harus melintasi crossing jalan kereta api, maka sepanjang jalur kabel harus dilindungi dengan pipa gas 4 inci sedalam2 dua meter dari jalur rel kereta api. Pipa gas harus menjorok ke kiri kanan sekurang- kurangnya 2 dua meter atau merujuk kepada ketentuan teknis PT Kereta Api. Persilangan Crossing dengan Saluran AirPada persilangan dengan saluran air, kabel digelar di bawah saluran air parit, maka harus dilindungi dengan pipa beton di bawah dasar parit sekurang-kurangnya sepanjang2 meter. Perlintasan dengan saluran air kurang dari 6 enam meter dapat memakai pelindung besi kanal UNP 15, yang ditangkupkan. Jika lebih dari 6 enam meter, maka kabel diletakkan pada jembatan kabel. Perlintasan dengan saluran air kurang dari 1 satu meter dapat langsung ditanam sekurang â kurangnya 1 meter di bawah dasar saluran air, namun harus dilindungi pasir dan batu Persilangan Crossing dengan SungaiUntuk persilangan atau perlintasan dengan sungai yang lebarnya sekurang-kurangnya20 meter, maka sebaiknya memakai saluran udara.
1. Sebutkan dua penyebab utama yang menimbulkan penurunan kualitas transmisi pada sistem kounikasi serat optik. Jawab 1Loss, yang diakibatkan oleh panjang span fiber dan banyaknya splicing di sepanjang span fiber tersebut. Besarnya loss dari suatu span fiber bisa diukur dengan menggunakan OTDR. 2Dispersi, seiring dengan bertambahnya usia fiber maka dispersi pada fiber optic tersebut semakin jelek. 2. Sebutkan 4 persyaratan yang harus dipenuhi untuk instalasi kabel serat optik. Jawab 1Penyambungan kabel serat optik harus sesuai prosedur. 2Penggunaan peralatan dan material harus benar. 3Pemasangan sarana sambung kabel harus sesuai petunjuk pemasanganya. 4Pengetesan harus dilaksanakan setelah selesai penyambungan. 3. Sebutkan 6 jenis kabel serat optik. Jawab 1. Fiber Optik Single Mode 2. Fiber Optik Multimode 3. . Bagian Inti Core 4. Bagian Cladding 5. Bagian Coating / Buffer 6. Bagian Strength Member & Outer Jacket 4. Sebutkan 3 jenis kabel udara serat optik Jawab 1. All Dielectric Self Supporting ADSS 2. Self Supporting SS 3. Lashed Cables 5. Apa kegunaan pelapis logam pada kabel tanah tanam langsung, jelaskan ! Jawab Sebagai pelindung fisik kabel serat optik 6. Berapa kedalaman minimal penanaman kabel tanah tanam langsung Jawab Kabel Tanah Tanam Langsung, ditanam di bawah permukaan tanah sedalam > 110 cm. 7. Apa yang membedakan kabel duct dengan kabel tanah tanam langsung Jawab Kabel duct kabel tanah yang dalam pemasangannya harus diletakkan di pipaâ dibawah permukaan tanah Kabel tanah langsung kabel tanah yang dalam pemasangannya ditanam secara langsung dibawah permukaan tanah 8. Apa kegunaan dari manhole Jawab Manhole adalah lubang antar pipa duct dengan jarak maksimal anatar manhole adalah 250 meter. Kegunaan dari Manhole adalah untuk ; a. Tempat Penarikan awal dan akhir kabel duct. b. Tempat Sambungan kabel Duct. c. Tempat Percabangan Kabel Duct. d. Tempat Pemeliharaan Kabel Duct. 9. Ada berapa jenis kabel laut, jelaskan berdasarkan cara penenmpatannya. Jawab Ada tiga jenis tipe kabel laut yaitu 1 Single Armoured SA digunakan pada kabel serat optik yang ditanam didasar laut dengan kedalaman 1 meter dibawah pasir. 2 Doubel Armored DA digunakan pada kabel serat optik yang tidak ditanam, tetapi diletakkan pada karang laut atau dasar karang yang keras. 3 Multi armoured MA atau Laying Weight Protection LWP digunakan pada kabel serat optik yang tidak ditanam tetapi diletakkan pada dasar karang laut dengan arus gelombang yang sangat kencang dan besar, atau daerah eksplorasi tambang minyak. 10. Apa yang dimaksud dengan kabel akses pelanggan, dan ada berapa jenis jelaskan fungsinya. Jawab Kabel akses pelanggan adalah kabel yang terdiri dari kabel outdoor dan indoor serat optik Jenis kabel akses pelanggan a. Outdoor atau Dropp cable atau terkadang disebut dengan dropp core yaitu kabel bagian luar yang ditempatkan dari titik terminasi di luar sampai dengan titik batas instalasi rumah pelanggan. b. Indoor Cables, yaitu kabel yang digunakan di dalam bangunan untuk menghubungkan perangkat pelanggan atau CPE, biasanya juga disebut dengan patchcord, karena kedua ujungnya sudah dilengkapi dengan connector
10+ Sistem Komunikasi Serat Optic yang perlu ketahuiSistem Komunikasi Serat OpticIstilah pada Jaringan FTTHDaftar Harga Instalasi Jaringan Server Fiber Optic, LAN,WAN, CommissioningJasa Fiber OpticSistem Komunikasi Serat OpticBerikut Daftar istilah pada Sistem Komunikasi Serat Optik, silahkan anda pelajari supaya anda paham betul apa aja Sistem Komunikasi Serat Optic itu ?Acceptance testUji terima untuk menguji apakah sistem sudah sesuai dengan spesifikasi fungsionalAramid yarnsBahan sintetik yang berfungsi sebagai pelindung pada fiber optikAttenuasiPelemahan daya optik yang disebabkan oleh rugi-rugi pada fiber optik biasanya memakai satuan dB desibelBackboneSaluran atau koneksi berkecepatan tinggi yang menjadi lintasan utama dalam sebuah jaringan, didesain untuk kapasitas data yang besar dan dan komunikasi jarak jauhBare fiber adapterKonektor sementara untuk menghubungkan fiber optik yang belum dipasang konektor kea lat ukur misalnya OTDRBuffer coatingKomponen yang digunakan untuk membungkus satu atau lebih serat optik untuk menyediakan fungsi-fungsi seperti isolasi mekanik, perlindungan dari kerusakan fisik dan identifikasi seratCladdingBagian dari struktur fiber optik yang nilai indeks biasnya lebih kecil dari indeks bias coreCoreCore dari struktur fiber optik tempat perambatan cahaya inti dari kabel fiber optik yang menunjukkan jumlah fiber optik yang ada di dalamnyaJaringan serat optik untuk penghubung pusat layanan utama telekomunikasi node, biasanya digunakan antar kota atau antar metroCrimp sleeveBagian dari konektor fiber optik yang berbentuk tabung yang berfungsi untuk menjepit fiber optikCrimp toolAlat untuk menjepit crimp sleeve pada fiber optikData sheetDokumen yang berisi data dan spesifikasi alat atau bahan tertentudBDesibel, satuan pengukuran daya optik yang menunjukan daya relatif pada skala logaritmikdBmDesibel mili watt, satuan daya optik relatif terhadap daya sebesar 1 mili watt pada skala logaritmik. Daya sebesar 0 dbm didefinisikan sebagai 1mW mili wattEndclosure/Joint closure/ Universal ClosureUCPelindung sambungan fiber optike-bookBuku elektronikFiber Inspection MicroscopeAlat sejenis mikroskop yang digunakan untuk melihat permukaan fiber pada konektor fiber optikFiber optikMedia transmisi cahaya yang terbuat dari gelas yang digunakan sebagai sebagai saluran komunikasi. Fiber optik sering juga disebut sebagai serat optikFiber stripperAlat yang berfungsi untuk mengupas fiber optikFusion splicerFTTxGPONMesin yang digunakan untuk menyambung fiber optikFiber to the x , Jaringan Serat Optik yang digunakan untuk melayani pada lokasi x Z=zona ; C = curb ; H = home Gigabits Passive Optical Network, adalah suatu sistem jaringan layanan pelanggan telekomunikasi menggunakan kabel serat optik dimana jaringan luar out door bersifat pasif auat tanpa mengguunakan catuan listrikInstruction manualBuku pedoman/petunjuk pengoperasian suatu peralatanJacketLapisan resin yang berbahan plastik sebagai pelindung kabel fiber optikJoint boxKotak yang berfungsi untuk menyimpan sambungan fiber optikK3Keselamatan dan kesehatan kerja K3 merupakan instrumen yang memproteksi pekerja, perusahaan, lingkungan hidup, dan masyarakat sekitar dari bahaya akibat kecelakaan kerjaKomisioningSerangkaian kegiatan pemeriksaan dan pengujian fungsi suatu peralatan atau sistem untuk membuktikan bahwa peralatan atau sistem dipasang dengan benar dan karakteristiknya memenuhi spesifikasi dan secara keseluruhan memenuhi fungsi teknisnya sehingga aman dan siap dioperasikanKonektorAlat yang berfungsi sebagai penghubung antar kabel fiber optik atau dengan alat lainnyaLast mileKomponen infrastruktur jaringan yang langsung berhubungan dengan penggunaLog bookBuku catatan kegiatan yang berkaitan dengan pekerjaanLog sheetLembar kerja pencatat unjuk kerja operasi suatu peralatanManholeTempat penarikan, penyambungan dan pemeliharaan kabel fiber optik yang berada di halaman gedung atau trotoar jalan di bawah pengawasan dan pengelolaan para pihakMacro bending lossRugi yang terjadi akibat pembengkokan kabel fiber optikMechanical spliceKomponen untuk menyambung fiber optikMetroJaringan yang mencakup wilayah metropolitan kota besarMulti modeSerat optik yang memiliki diameter core 50”m atau 62,5 ”mOTDR Optical Time Domain ReflectometerAlat yang menggunakan prinsip pantulan atau hamburan balik cahaya yang berfungsi antara lain untuk menguji instalasi fiber optik atau untuk mengukur rugi-rugiOTDR traceGambar yang berisi informasi mengenai hasil pengukuran OTDRPower meterAlat yang digunakan untuk mengukur daya sumber cahayaPolishing filmBahan yang digunakan untuk memoles permukaan fiber optik supaya memenuhi syarat kerataanProtection sleevePlastik khusus untuk melindungi sambungan fiber optikPullingPekerjaan penarikan kabel fiber optikReport sheetLembar laporan hasil pekerjaanRouteReturn LossJalur yang dilalui kabel fiber optikBesarnya redaman yang menahan sinyal optik yang membalik atau kembali ke Tx. Single modeSerat optik yang memiliki diameter core lebih kecil dari 10”mSpare loopGulungan kabel yang disediakan untuk antisipasi keperluan penambahan panjangSplicing lossNilai rugi sambunganSOP Standard Operating ProcedurePedoman yang berisi prosedur-prosedur operasional standar yang ada dalam suatu organisasi yang digunakan untuk memastikan bahwa semua keputusan dan tindakan serta penggunaan fasilitas-fasilitas proses yang dilakukan oleh orang-orang dalam organisasi berjalan secara efisien dan efektif, konsisten, standar dan sistematisTool boxKotak tempat penyimpanan peralatan untuk mendukung pekerjaanTotal lossNilai rugi totalTrayTempat untuk menyimpan dan melindungi sambungan fiber optikTroubleshootingPencarian sumber masalah secara sistematis sehingga masalah tersebut dapat diselesaikanTwo Point LossPengukuran rugi daya di antara dua titik/ lokasiWirelessTeknologi komunikasi tanpa kabelZero Offsett AdjustmentPengaturan nilai nol sebelum melakukan pengukuran daya optis menggunakan power meterItulah 10+ Sistem Komunikasi Serat Optic yang dapat kami ulas disini, semoga bisa di mengerti dan menjadi ilmu tambahan untuk pada Jaringan FTTHSelain Sistem Komunikasi Serat Optic di bawah ini akan kami jelaskan beberapa Istilah Pada Jaringan FTTH, Berikut Distribusi Kabel udara fiber optik yang diterminasi di ODC dan ODPAerial Drop Kabel udara fiber optik yang diterminasi di ODP dan OTPCable Shaft Adalah suatu jalur kabel vertikal utama dalam suatu gedungCeiling Support Adalah suatu konstruksi pendukung runway yang dipasang menempel di Adalah suatu ruangan yang dibangun dibawah ruangan FTM Fiber Termination Management, yang merupakan tempat untuk mengatur jalannya kabel FO dari luar menuju ke ODF Optical Distribution Frame.Conduit/Duct Adalah suatu raiseway yang memiliki bentuk penampang Distribusi Kabel fiber optik yang diterminasi di ODC dan ODPKabel Drop Kabel fiber optik yang diterminasi di ODP dan OTPi-ODN Distribusi Jaringan kabel fiber optik mulai dari OLT sampai ONT yang Feeder Kabel fiber optik yang diterminasi di ODF dan ODCKabel Indoor Kabel fiber optik yang diterminasi di OTP dan Roset Adalah konstruksi untuk menambatkan kabel yang berbentuk seperti Duct Kabel tanah yang dalam pemasangannya harus diletakkan dalam pipa- pipa dibawah permukaan tanah STEL-K008 dan STEL-K009 atau STEL yang Tanam Langsung Kabel tanah yang dalam pemasangannya ditanam secara langsung dibawah permukaan tanah STEL-K-007 atau yang Tieline Kabel-kabel yang dipasang untuk menghubungkan antara dua perangkat jaringan yang berbeda tetapi dalam satu Optical Distribution Cabinet Tempat terminasi antara kabel feeder dan kabel kabel Harga Instalasi Jaringan Server Fiber Optic, LAN,WAN, Commissioning[table id=1 /]Jasa Fiber OpticAnda Tidak tau atau tidak mengenal Sistem Komunikasi fiber optic dan jaringan ? Hubungi jasa fiber optic profesional kami di bawah SolusindoPondok Jati AS 31 Lt 1 Sidoarjo 61252 Jawa TimurInformasi